Jumat, 14 Maret 2014

5 Hal yang bisa merusak jantung secara perlahan

 Berikut ini 5 hal yang bisa merusak jantung secara perlahan



1. Merokok




Ketika Anda merokok satu pak rokok setiap hari, Anda secara sadar atau tak sadar sudah meningkatkan risiko terkena penyakit jantung hingga dua kali lipat dibandingkan dengan orang yang tak pernah merokok. Banyak zat kimia dalam rokok yang terbawa pada aliran darah dan bisa merusak pembuluh darah arteri pada jantung.

Komen TS: Setiap agan menghisap rokok, maka zat rokok yang masuk ke dalam tubuh agan akan meninggalkan residu yang mengendap seperti lemak di saluran pembuluh darah agan. Semakin lama endapan itu semakin tebal, pembuluh darah agan semakin sempit. Semakin bertambah usia manusia, semakin menurun kemampuan jantung memompa darah. Pompa darah semakin melemah seiring usia, saluran darah malah semakin sempit karena kebiasaan merokok.. inilah mengapa banyak perokok terkapar karena sakit jantung. Ingat keluarga om.

Bagaimana mengubahnya:
Satu-satunya cara adalah berhenti merokok. Berhenti merokok akan membuat jantung lebih sehat dan segera menurunkan risiko Anda terkena penyakit jantung.



2. Kelebihan lemak di perut




Kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung, terutama jika kelebihan lemak itu
terletak di perut. Orang yang memiliki terlalu banyak lemak di perut lebih berkemungkinan untuk mengalami penyakit jantung.

Bagaimana mengubahnya:
Lakukan diet. Temui dokter untuk mencari tahu cara diet yang cepat untuk Anda. Temui juga ahli nutrisi agar Anda melakukan diet yang sehat dan tak ekstrem. Hanya mengurangi sekitar lima sampai 10 persen berat badan sudah sangat berarti untuk menurunkan risiko penyakit jantung.



3. Menunda check up










 
Banyak orang yang sering menunda melakukan check up yang seharusnya mereka lakukan secara rutin. Jangan suka menunda melakukan check up meski kesibukan Anda menumpuk dan Anda hampir tak punya waktu. Karena yang jadi taruhan bukan uang Anda melainkan kesehatan Anda sendiri. Selalu lakukan check up rutin untuk melihat perkembangan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Bagaimana mengubahnya:
Buat janji dengan dokter dan lakukan check up secara keseluruhan secara teratur. Jangan hanya memeriksa jantung tapi juga tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Jantung Anda bisa jadi masih sehat, namun dengan faktor risiko yang tinggi, Anda juga harus waspada.



4. Mengabaikan gejala penyakit jantung











Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan mengenai gejala awal ketika jantung bermasalah. Jangan abaikan gejala-gejala tersebut. Anda mungkin takut jika mengetahui bahwa jantung Anda bermasalah. Namun akan lebih baik untuk memeriksakan secepatnya dan mendapat perawatan daripada mengabaikannya dan menunggu penyakit tersebut sampai berubah menjadi fatal.

Bagaimana mengubahnya:
Jika Anda memiliki gejala penyakit jantung, segera temui dokter dan periksakan diri. Lebih awal lebih baik. Lindungi kesehatan jantung Anda selagi sempat dan jangan abaikan gejala sekecil apapun.



5. Terlalu banyak duduk











Anda mungkin mendengar bahwa "Duduk sama berbahayanya dengan merokok." Ungkapan tersebut ada benarnya. Terlalu banyak duduk dalam sehari sangat buruk untuk kesehatan. Orang yang tak aktif dua kali lebih berkemungkinan memiliki penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang lebih aktif berkegiatan.

Kebanyakan duduk dan kurang olahraga bisa merusak jantung secara perlahan. Misalnya, kebiasaan tersebut menaikkan faktor risiko jantung seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol. Ini tak hanya tentang olahraga, namun membuat tubuh Anda bergerak aktif setiap hari.

Bagaimana mengubahnya:
Melakukan beberapa aktivitas kecil bisa memberikan perubahan. Misalkan, lebih sering berdiri dan berjalan di kantor, jangan terlalu banyak duduk. Lakukan setidaknya 30 menit olahraga ringan setiap hari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar